Presiden Jokowi Resmikan Terminal Multipurpose Wae Kelambu Pelabuhan Labuan Bajo

- Kamis, 14 Oktober 2021 | 14:22 WIB
Presiden Jokowi  meresmikan Terminal Multipurpose Wae Kelambu Pelabuhan Labuan Bajo  di Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, Provinsi NTT, Kamis, 14 Oktober 2021.  (Laily Rachev - Biro Pers Sekretariat Presiden)
Presiden Jokowi meresmikan Terminal Multipurpose Wae Kelambu Pelabuhan Labuan Bajo di Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, Provinsi NTT, Kamis, 14 Oktober 2021. (Laily Rachev - Biro Pers Sekretariat Presiden)

MANGGARAIBARAT,AYOPONTIANAK.COM-- Presiden Joko Widodo (Jokowi) meresmikan Terminal Multipurpose Wae Kelambu Pelabuhan Labuan Bajo di Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Kamis, 14 Oktober 2021.

Presiden mengapresiasi kecepatan pembangunan terminal pelabuhan tersebut.

"Saya juga sangat mengapresiasi, dikerjakan secara cepat, di bulan Agustus 2020 dimulai kemudian hari ini bisa kita selesaikan. Alhamdulillah," ujar Presiden dalam sambutannya.

Baca Juga: Sinopsis Ikatan Cinta Kamis, 14 Oktober 2021 : Andin dan Reyna Ketemu Peneror, Ada Foto Rendy di Kamar Jessica

Terminal Multipurpose Wae Kelambu Pelabuhan Labuan Bajo sendiri dibangun untuk memisahkan kegiatan logistik/barang dengan angkutan penumpang, yang sebelumnya bercampur di pelabuhan yang lama. Hal tersebut dilakukan untuk mendukung pengembangan Labuan Bajo sebagai destinasi wisata super premium.

"Pelabuhan Wae Kelambu ini kita memang ingin pelabuhan yang lama itu bersih karena memang di sana adalah wilayah dan daerah wisata sehingga kita geser ke sini," imbuh Presiden.

Terminal Multipurpose yang berfungsi sebagai terminal khusus logistik ini juga bertujuan memperkuat konektivitas maritim dan menopang kelancaran arus logistik di Provinsi NTT. Presiden berharap, terminal dan pelabuhan baru ini bisa dipakai dalam jangka waktu yang lama.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Kota Pontianak 14 Oktober 2021, Berawan Diselingi Hujan Ringan pada Sore Hari

"Kita harapkan ini bisa kita pakai dalam jangka 15-20 tahun yang akan datang masih memungkinkan, visible, untuk angkutan barang-barang yang ada di Provinsi Nusa Tenggara Timur, utamanya di Kabupaten Manggarai Barat," tandasnya.

Halaman:

Editor: Wijayanti Putrisejati

Sumber: Biro Pers, Media dan Informasi Sekretariat Presiden

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X