80 Juta Penduduk Indonesia Diprediksi Mudik Tahun Ini, Presiden Minta Diatur Tepat dan Ketat

- Rabu, 6 April 2022 | 19:03 WIB
Menko Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK), Muhadjir Effendy. (ayopontianak.com/Muchlis Jr - Biro Pers Sekretariat Presiden)
Menko Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK), Muhadjir Effendy. (ayopontianak.com/Muchlis Jr - Biro Pers Sekretariat Presiden)

BOGOR,AYOPONTIANAK.COM– Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta agar pelaksanaan mudik tahun ini bisa diatur secara tepat dan ketat. Mengingat diprediksi akan ada sebanyak 76-89 penduduk Indonesia yang akan melakukan tradisi setiap Hari Raya Idul Fitri tersebut.

Hal itu diutarakan  Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK), Muhadjir Effendy dalam keterangannya selepas mengikuti rapat terbatas (ratas) persiapan Idul Fitri 1443 Hijriah yang dipimpin oleh Presiden Jokowi di Istana Kepresidenan Bogor, Rabu 6 April 2022.

“Beliau meminta pelaksanaannya diatur secara tepat dan ketat sehingga tidak menimbulkan risiko-risiko yang tidak perlu dan masyarakat bisa mudik dengan selamat sampai tujuan,” ujarnya. 

Baca Juga: Harga Naik, Pertamina Jamin Pasokan Pertalite di Kalimantan Aman

Karena itu, lanjutnya, Presiden Jokowi meminta jajarannya untuk menyiapkan pelaksanaan mudik ini dengan matang, terutama mengingat tingginya animo masyarakat yang akan mudik.

"Beliau telah berpesan agar disiapkan dengan matang oleh seluruh kementerian dan lembaga terkait, mengingat berdasarkan proyeksi atau prediksi dari hasil survei yang dilakukan oleh Kementerian Perhubungan angka yang akan melaksanakan mudik itu berkisar antara 76-86 juta warga Indonesia yang akan melaksanakan mudik Idul Fitri setelah dua tahun absen tidak ada mudik," ujar Menko PMK.

Salah satu poin yang ditekankan oleh Presiden Jokowi, lanjutnya, adalah agar angka kasus Covid-19 saat ini bisa dipertahankan atau bahkan bisa lebih rendah selepas Lebaran nanti. Sehingga diharapkan pelaksanaan vaksinasi, terutama untuk dosis kedua dan dosis penguat atau booster, dilaksanakan dengan sungguh-sungguh terutama oleh masyarakat yang akan mudik

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Kota Pontianak 6 April 2022: Peringatan Dini BMKG, Waspadai Hujan Lebat dan Angin Kencang

Apalagi menurut Muhadjir, berdasarkan hasil uji lapangan, vaksin penguat merupakan faktor penentu untuk menekan angka kasus maupun angka kematian akibat Covid-19.

Halaman:

Editor: Wijayanti Putrisejati

Sumber: Biro Pers, Media dan Informasi Sekretariat Presiden

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Bank BTN Road Show Tabungan BTN Bisnis di Medan

Minggu, 25 September 2022 | 17:24 WIB

Presiden Jokowi Terima PBNU, Bahas Persiapan R20 di Bali

Kamis, 22 September 2022 | 22:39 WIB

Bank BTN Ikut Salurkan BSU untuk Pekerja

Jumat, 16 September 2022 | 20:22 WIB

Laba Bersih BTN Melonjak 59,87 Persen

Kamis, 15 September 2022 | 13:27 WIB
X