Presiden Jokowi Bahas Solusi Damai Perang Rusia-Ukraina dengan Sejumlah Pemimpin Negara

- Jumat, 29 April 2022 | 17:39 WIB
Presiden Jokowi saat memberikan  keterangannya di Istana Kepresidenan Bogor, Jumat 29 April 2022. (ayopontianak.com/Biro Pers Sekretariat Presiden)
Presiden Jokowi saat memberikan keterangannya di Istana Kepresidenan Bogor, Jumat 29 April 2022. (ayopontianak.com/Biro Pers Sekretariat Presiden)

BOGOR,AYOPONTIANAK.COM– Presiden Joko Widodo (Jokowi) menjalin komunikasi aktif dengan sejumlah pemimpin negara untuk membahas kesiapan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 yang akan digelar di Bali pada bulan November 2022. Selain itu, mereka juga mendiskusikan dinamika situasi global terkini, termasuk di antaranya soal perang Rusia-Ukraina.

"7 Maret 2022, saya berkomunikasi dengan Kanselir Jerman, Olaf Scholz. Kemudian 8 Maret 2022, saya berkomunikasi dengan Perdana Menteri Jepang, Fumio Kishida, dan 16 Maret 2022, saya juga berbicara dengan Perdana Menteri Kanada, Justin Trudeau,” ujar Presiden Jokowi dalam keterangannya di Istana Kepresidenan Bogor, Jumat 29 April 2022.

“Kemudian 22 Maret 2022, dengan Presiden Perancis, Emmanuel Macron, dan 31 Maret 2022, melakukan pembicaraan dengan Perdana Menteri Belanda, Mark Rutte, serta 12 April 2022 dengan Sekjen PBB, Antonio Guterres," imbuhnya. 

Baca Juga: Diperbolehkan Digelar di Tempat Terbuka, Depan Kantor Wali Kota Pontianak Jadi Salah Satu Lokasi Salat Ied

Selain itu, pada hari Rabu 27 April 2022, pukul 15.00 WIB, Presiden Jokowi juga berkomunikasi dengan Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy. Dan Kamis, 28 April 2022 malam, Presiden Jokowi juga melakukan pembicaraan per telepon dengan Presiden Portugal Marcelo de Sousa dan Presiden Rusia Vladimir Putin.

Dalam perbincangan telepon dengan Presiden Ukraina, Presiden Jokowi memperoleh kabar mengenai perkembangan situasi saat ini di Ukraina. Dalam pembicaraan itu, dibahas juga mengenai berbagai permintaan bantuan persenjataan dari Indonesia.

"Saya tegaskan bahwa sesuai dengan amanat konstitusi Indonesia dan prinsip politik luar negeri Indonesia melarang pemberian bantuan persenjataan kepada negara lain. Namun, saya menyampaikan kesiapan Indonesia untuk memberikan bantuan kemanusiaan. Saya sampaikan mengenai harapan agar perang dapat segera dihentikan dan solusi damai melalui perundingan dapat dikedepankan," jelas Presiden Jokowi.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Kota Pontianak 29 April 2022: Hujan Hanya di Malam Hari

Kepala Negara memahami bahwa G20 memiliki peran sebagai katalisator dalam pemulihan ekonomi dunia. Menurutnya, jika berbicara mengenai pemulihan ekonomi dunia, maka terdapat dua hal besar yang mempengaruhinya saat ini, yaitu pandemi Covid-19 dan perang di Ukraina.

Halaman:

Editor: Wijayanti Putrisejati

Sumber: Biro Pers, Media dan Informasi Sekretariat Presiden

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X