Presiden Jokowi Tinjau Penataan Kawasan dan Rumah Layak Huni di Permukiman Belawan

- Kamis, 7 Juli 2022 | 23:24 WIB
Presiden Jokowi saat meninjau meninjau penataan kawasan dan rumah layak huni di Kecamatan Medan Belawan, Kota Medan, Sumatera Utara, Kamis 7 Juli 2022.  (ayopontianak.com/Kris - Biro Pers Sekretariat Presiden)
Presiden Jokowi saat meninjau meninjau penataan kawasan dan rumah layak huni di Kecamatan Medan Belawan, Kota Medan, Sumatera Utara, Kamis 7 Juli 2022. (ayopontianak.com/Kris - Biro Pers Sekretariat Presiden)

MEDAN,AYOSOLO.ID– Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan pemerintah daerah dengan pusat harus bisa berkolaborasi untuk menuntaskan kawasan kumuh, termasuk rumah tidak layak huni (RTLH) yang ada di wilayah di Tanah Air. 

Sebagaimana penataan kawasan dan rumah di permukiman Belawan, yang merupakan  merupakan bentuk kerja sama antara Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), beserta pemerintah daerah. 

Hal tersebut diutarakan Kepala Negara usai meninjau penataan kawasan dan rumah layak huni di Kecamatan Medan Belawan, Kota Medan, Sumatera Utara, Kamis 7 Juli 2022. 

Baca Juga: Keren, Kredit bjb Mesra Masuk Nominasi Finalis Top Inovasi Pelayanan Publik 2022

“Jadi yang ingin kita kerjakan di sini adalah penataan kawasan, penataan rumah-rumah yang layak huni dan sudah dimulai oleh pemerintah kota, kemudian nanti pemerintah pusat, PU, akan kebagian penataan kawasannya,” ujar Presiden Jokowi.

Presiden Jokowi berharap, adanya penataan kawasan dan rumah layak huni di permukiman Belawan dapat mengentaskan kemiskinan ekstrem di wilayah tersebut. 

“Jadi air bersihnya, sanitasi, jalan kampungnya, semuanya akan kita tata biar lebih sehat, baik,” lanjutnya. 

Baca Juga: Agustus Mulai Pembangunan, Duplikasi Jembatan Kapuas 1 Selesai Tahun Depan

Berdasarkan data dari BKKBN, sejumlah rumah di permukiman tersebut tercatat dalam kondisi tidak layak huni dengan tempat pembuangan air yang kurang baik. Untuk itu, diperlukan perbaikan rumah tersebut agar dapat mengurangi risiko stunting atau kekerdilan pada keluarga. 

Halaman:

Editor: Wijayanti Putrisejati

Sumber: Biro Pers, Media dan Informasi Sekretariat Presiden

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X