Dari Penataan Kawasan Hingga Perluas Bandara Komodo, Bukti Pemerintah Serius Kembangkan Labuan Bajo

- Jumat, 22 Juli 2022 | 23:29 WIB
Presiden Jokowi saat meninjau penataan kawasan di Pulau Rinca, Taman Nasional Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, Kamis 21 Juli 2022.  (ayopontianak.com/Laily Rachev - Biro Pers Sekretariat Presiden)
Presiden Jokowi saat meninjau penataan kawasan di Pulau Rinca, Taman Nasional Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, Kamis 21 Juli 2022. (ayopontianak.com/Laily Rachev - Biro Pers Sekretariat Presiden)

MANGGARAIBARAT,AYOPONTIANAK.COM– Sejumlah upaya telah dilakukan Pemerintah untuk mengembangkan Labuan Bajo  di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) sebagai lima destinasi super prioritas di Indonesia dalam kurun waktu dua tahun terakhir.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyebut penataan kawasan dan infrastruktur pendukung pariwisata Labuan Bajo merupakan bukti keseriusan Pemerintah dalam mengembangkan kawasan wisata tersebut agar makin nyaman dikunjungi wisatawan

“Dari penataan di Pulau Rinca, kemudian penataan di pelabuhan lama di Marina, kemudian juga infrastruktur jalan yang dilebarkan, dan juga ada yang diperpanjang, kemudian juga memperpanjang runway, dan memperluas terminal airport Komodo,” ujar Presiden Jokowi seusai meresmikan dan meninjau penataan kawasan di Pulau Rinca, Taman Nasional Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, Kamis 21 Juli 2022. 

Baca Juga: Segera Buka Rekening bank bjb dan Dapatkan Tiket Sounds of Downtown 2

Dari pengembangan tersebut, utamanya dengan adanya perluasan bandara, Presiden Jokowi menargetkan wisatawan yang berkunjung ke Labuan Bajo minimal mencapai satu juta orang. Kepala Negara mengatakan, target tersebut akan naik apabila proyek perpanjangan landasan pacu (runway) Bandar Udara Komodo telah selesai. 

“Kalau nanti runway-nya sudah diperpanjang, wide body bisa masuk, (target wisatawan) naik lagi ke 1,5 juta (orang). Saya sudah sampaikan ke Menteri Pariwisata Pak Sandiaga Uno,” tambahnya. 

Selanjutnya, Presiden Jokowi mengingatkan bahwa pemeliharaan kawasan merupakan tanggung jawab semua pihak mulai dari pemerintah pusat, dalam hal ini Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, hingga gubernur dan bupati. Kawasan yang terpelihara dengan baik, menurut Presiden, akan menjadi salah satu nilai tambah bagi wisawatan untuk berkunjung kembali ke Labuan Bajo

Baca Juga: bank bjb Genjot Performa Layanan Digital Melalui Produktivitas dan Efisiensi

“Jangan sampai sampah bertebaran di mana-mana. Hal kecil-kecil tapi itu hati-hati, itu akan dilihat oleh turis, oleh wisatawan nusantara. Dia kembali atau tidak karena itu, salah satunya karena hal-hal itu. Keramahan kita dalam melayani wisatawan itu juga sangat penting,” lanjutnya. 

Halaman:

Editor: Wijayanti Putrisejati

Sumber: Biro Pers, Media dan Informasi Sekretariat Presiden

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X