Terganjal Capaian Vaksinasi, Baru Lansia di Kota Pontianak yang Diberikan Booster Covid-19

- Rabu, 12 Januari 2022 | 19:03 WIB
Kepala Dinas Kesehatan Kota (DKK) Pontianak, Sidiq Handanu  (ayopontianak.com/dok. Prokopim Pemkot Pontianak)
Kepala Dinas Kesehatan Kota (DKK) Pontianak, Sidiq Handanu (ayopontianak.com/dok. Prokopim Pemkot Pontianak)

PONTIANAK,AYOPONTIANAK.COM– Vaksinasi booster Covid-19 atau dosis ketiga di Kota Pontianak baru akan dimulai Kamis 13 Januari 2022 atau sehari setelah resmi dilaksanakan Pemerintah Pusat.

Adapun sasaran pertama yang akan diberi vaksinasi booster adalah warga dari kalangan lanjut usia (lansia) yang sudah menerima vaksinasi lengkap dua dosis dengan rentang waktu lebih dari enam bulan. 

“Untuk saat ini kami masih dalam tahap persiapan dengan memberikan sosialisasi kepada tenaga kesehatan yang akan melaksanakan vaksinasi booster,” ujar Kepala Dinas Kesehatan Kota (DKK) Pontianak, Sidiq Handanu  Rabu 12 Januari 2022. 

Khusus di Pontianak, lanjutnya, vaksinasi booster hanya diperkenankan untuk warga yang berusia 60 tahun ke atas atau lansia. Belum diperkenankannya pemberian vaksinasi booster bagi warga usia 18 tahun ke atas disebabkan penentuan capaian vaksinasi dasar mengacu pada data Nomor Induk Kependudukan (NIK) sehingga jumlah capaian vaksinasi belum mencapai target. 

Sementara capaian vaksinasi di Kota Pontianak apabila berdasarkan data pemberian vaksin di pelayanan kesehatan sudah melampaui target yakni lebih dari 80 persen.

 "Oleh karena menggunakan data vaksinasi berdasarkan NIK sehingga capaian vaksinasi Kota Pontianak baru mencapai 67 persen dan lansia 49 persen," ujarnya.

Sidiq menambahkan, untuk mendapatkan vaksinasi dosis ketiga atau booster, penerima vaksin harus terlebih dahulu mendapatkan vaksinasi dosis kedua. karena  vaksinasi booster ini memperkuat kadar antibodi yang ada di dalam tubuh manusia. Jika dosis pertama adalah menstimulir, lalu ditingkatkan dengan dosis kedua satu bulan kemudian.

"Menurut penelitian, dalam kurun waktu enam bulan ada penurunan antibodi sehingga harus distimulasi lagi dengan dosis ketiga maka antibodi akan meningkat lagi," terang Sidiq.

Ia menegaskan, dalam pemberian vaksinasi booster ini harus hati-hati. Sebab jenis vaksin ketiga atau booster bisa dengan jenis yang sama atau berbeda dari jenis vaksin sebelumnya. 

Halaman:

Editor: Wijayanti Putrisejati

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X