Vaksin Booster Masih Terbatas, Pemkot Pontianak Fokus Genjot Target Vaksinasi Covid-19

- Jumat, 14 Januari 2022 | 12:28 WIB
Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono saat membuka kegiatan vaksinasi massal yang digelar DPD Laskar Satuan Keluarga Madura (LSKM) Kota Pontianak di Jalan Khatulistiwa Gang Usaha Keluarga Kelurahan Batu Layang Kecamatan Pontianak Utara, Kamis 13 Januari 2022. (ayopontianak.com/dok. Prokopim Pemkot Pontianak)
Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono saat membuka kegiatan vaksinasi massal yang digelar DPD Laskar Satuan Keluarga Madura (LSKM) Kota Pontianak di Jalan Khatulistiwa Gang Usaha Keluarga Kelurahan Batu Layang Kecamatan Pontianak Utara, Kamis 13 Januari 2022. (ayopontianak.com/dok. Prokopim Pemkot Pontianak)

PONTIANAKUTARA,AYOPONTIANAK.COM– Meski Pemerintah Pusat telah menggulirkan program vaksinasi Covid-19 dosis ketiga atau booster, namun sampai saat ini Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak masih berusaha merampungkan target vaksinasi dosis satu dan dua.

Apalagi, karena adanya perbedaan sistem perhitungan warga yang sudah divaksin dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) yang berdasarkan pada NIK atau KTP domisili, membuat capaian vaksinasi Kota Pontianak terkoreksi hanya menjadi 67 persen. Padahal berdasarkan catatan di fasilitas kesehatan (faskes) sudah melayani 80 persen dari target yang ditentukan. 

Sehingga, selain menjalankan vaksinasi booster dengan sasaran lansia, saat ini vaksinasi dosis 1 dan 2 juga terus dilaksanakan di sentra vaksinasi dan yang terbaru dengan pelayanan jemput bola

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Kota Pontianak 14 Januari 2022: Kembali Diguyur Hujan di Siang Hari

“Pelayanan jemput bola yang dimaksud adalah dengan membuka pelayanan vaksinasi massal di ruang-ruang publik atau pemukiman warga,” ujar Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono saat membuka kegiatan vaksinasi massal yang digelar DPD Laskar Satuan Keluarga Madura (LSKM) Kota Pontianak di Jalan Khatulistiwa Gang Usaha Keluarga Kelurahan Batu Layang Kecamatan Pontianak Utara, Kamis 13 Januari 2022 sebagaimana dilansir dari laman Pemkot Pontianak.

Menurutnya, capaian vaksinasi jika mengacu pada data jumlah penerima vaksin pada pelayanan kesehatan yang ada di Kota Pontianak per 12 Januari 2022  sudah mencapai 84,16 persen vaksin dosisi 1 (V1) dan 69,22 persen V2. Sementara lansia baru 54 persen. 

"Nah berdasarkan standar WHO dan pemerintah pusat mengharuskan minimal capaian vaksinasi 70 persen, sedangkan untuk lansia minimal 60 persen. Kemudian baru bisa dilanjutkan untuk vaksinasi anak-anak usia 6 hingga 11 tahun," jelasnya.

Baca Juga: Kosgoro 1957 Instruksikan Kader Gaungkan Toleransi untuk Tahun 2022

Edi menerangkan bahwa virus yang ada sekarang ini sudah bermutasi ke dalam beberapa varian. Setelah varian Delta, kini muncul varian Omicron. Varian tersebut menurut informasi lebih cepat penularannya tetapi cepat pula kesembuhannya. Tingkat keparahan yang ditimbulkan varian ini juga tidak separah varian Delta. Kendati demikian, ia mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan memperketat protokol kesehatan.

Halaman:

Editor: Wijayanti Putrisejati

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X