Forum Satu Data Kota Pontianak, Wako Edi: Data Harus Update dan Relevan

- Kamis, 9 Juni 2022 | 23:32 WIB
Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono saat embuka Forum Satu Data Kota Pontianak di Aula Rohana Muthalib, Bappeda Kota Pontianak, Kamis 9 Juni 2022.  (ayopontianak.com/dok. Prokopim Pemkot Pontianak)
Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono saat embuka Forum Satu Data Kota Pontianak di Aula Rohana Muthalib, Bappeda Kota Pontianak, Kamis 9 Juni 2022. (ayopontianak.com/dok. Prokopim Pemkot Pontianak)

PONTIANAKKOTA,AYOPONTIANAK.COM– Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono menegaskan data-data yang dimiliki Pemerintah Kota (Pemkot) harus merupakan data terbaru. Karena itu, ia meminta agar semua data selalu diperbaharui atau diupdate sehingga relevan dengan kondisi saat ini.

"Misalnya harga sembako yang ada di aplikasi, harus selalu diperbaharui sehingga masyarakat mendapatkan informasi yang relevan dengan kondisi sekarang," tandasnya ketika membuka Forum Satu Data Kota Pontianak di Aula Rohana Muthalib, Bappeda Kota Pontianak, Kamis 9 Juni 2022. 

Ia menambahkan, keakuratan data yang valid dan relevan dengan kondisi saat ini akan membuat setiap kebijakan yang diambil Pemkot Pontianak akan bisa tepat sasaran memberikan manfaat maksimal sebagaimana tujuan yang ingin dicapai.

Baca Juga: Presiden Jokowi Minta Semua Lahan Perhutanan Sosial Bisa Produktif, Tak Ada yang Telantar

"Kebutuhan data menjadi sangat penting dalam mengambil suatu keputusan terutama untuk perencanaan pembangunan daerah Kota Pontianak," kata Edi.  

Oleh karenanya Pemkot terus memperbarui dan memperbaiki kualitas data lewat Forum Satu Data Kota Pontianak. Sebuah wadah komunikasi dan koordinasi Perangkat Daerah dan atau instansi vertikal. Melalui forum ini, diharapkan perangkat daerah, BUMD dan instansi terkait dapat menyajikan data yang mudah diakses dan dibagipakaikan oleh masyarakat Kota Pontianak. Tentu data tersebut adalah data yang berkualitas, akurat, mutakhir, valid, terpadu, serta dapat dipertanggungjawabkan.

Selama ini data tersebar di masing-masing perangkat daerah, BUMD dan lembaga vertikal lainnya dengan berbagai format. Akibatnya, sulit diakses secara luas oleh masyarakat dan stakeholder. Untuk itu dibutuhkan langkah dari sisi legalitas dan teknis agar Pemkot Pontianak dapat menjamin bahwa data-data yang diakses sudah tervalidasi oleh walidata (satu pintu), dan diperbarui secara berkala. 

Baca Juga: Presiden Joko Widodo Lantik Petinggi BPIP, Megawati Jadi Dewan Pengarah

"Selaku aparatur yang siap melayani, kita harus lebih peka dan tanggap terhadap situasi terkini. Data yang ditampilkan harusnya data yang dinamis, kecuali data-data tertentu yang bersifat statis, seperti data luas wilayah kota Pontianak, namun data-data lainnya selalu dimutakhirkan," katanya. 

Halaman:

Editor: Wijayanti Putrisejati

Sumber: Pemkot Pontianak

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X